Pengertian Kredit Konstruksi

Pengertian Kredit Konstruksi kredit kontruksi adalah salah satu kredit pembiayaan yang di berikan oleh pihak bank pemberi kredit yang di mana penggunaannya untuk modal kerja pembangunan seperti perumahaan hotel apartemen, Pasar Inpres, perumahan sederhana atau yang sering kita dengar perumahan bersubsidi (KPRS), kredit kontruksi sendiri mempunyai 2 jenis yaitu kredit modal kerja transaksional dan kredit modal kerja Plafond, untuk lebih jelasnya silahkan baca di bawah ini.

Dua macamkredit Konstruksi

1. KMK transaksional adalah pseudo R/K dengan maksimum co (plafond) menurun

Setiap hasil penjualan/penyewaan dari proyek konstruksi (proposional sesuai putusan kreditnya), harus digunakan untuk menurunkan baki debet Kreditnya dan tidak dapat ditarik kembali.

2. KMK Plafond adalah pseudo R/K dengan maksimum co (plafond) tetap

Hasil penjualan/penyewaan dari proyek konstruksi (proposional sesuai putusan kreditnya), harus digunakan untuk menurunkan baki debet Kreditnya dan dapat ditarik kembali untuk keperluan pembangunan proyek pengembang lain sesuaiputusankreditnya.

Pengertian Kredit Konstruksi

Pengertian Kredit Konstruksi

Jangka waktu

Sama dengan jangka waktu KMK biasa yang disesuaikan dengan proyeksi cash flow dari usaha yang dibiayai.

1. Suku Bunga Pinjaman

2. Mengacu pada ketentuan yang berlaku

3. Biaya Administrasi dan Provisi

4. Mengacu pada ketentuan yang berlaku

Sektor ekonomi

Sektor ekonomi kredit modal kerja untuk pengembang termasuk dalam sektor ekonomi jasa-jasa dunia usaha, yaitu.

Real estate

a. Perumahan Sederhana

b. Pasar Inpres

Jaminan kredit konstruksi

1.Untuk Jaminan yang telah bersertifikat

Jaminan berupa tanah dan atau bangunan  proyek yang dibiayai agar diupayakan untuk di ikat sebagai agunan dengan hak tanggungan atau fidusia sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kondisi tertentu, apabila tidak dimungkinkan untuk melakukan pengikatan dengan hak tanggungan, bisa juga menggunakan Surat Kuasa Memasang Hak Tanggungan (SKMHT) terlebih dahulu.

Apabila jangka waktu SKMT berakhir, maka harus diperbaharui (dibuat baru) sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Untuk agunan yang belum bersertifikat

agunan berupa tanah dan atau bangunan  proyek yang dibiayai yang belum bersertifikat (masih dalam proses peningkatan hak di BPN), bisa diikat dengan Surat Kuasa Memasang Hak Tanggungan (SKMHT) terlebih dahulu. Apabila jangka waktu SKMHT berakhir, maka harus diperbaharui (dibuat baru) sesuai ketentuan yang berlaku.

Semoga membantu artikel yang saya buat tentang Bentuk kredit konstruksi jika ada yang ingin di tanyakan silahkan tulis di komentar.

2 Responses to “Pengertian Kredit Konstruksi”
  1. Febrian February 16, 2015
  2. Joko sigianto October 18, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *