Syarat Pemberian bank garansi

Syarat Pemberian bank garansi

A. Persyaratan yang harus dipenuhi dalam suatu BG, sekurang-kurangnya harus memuat :

  1. Judul “Bank Garansi”
  2.  Nama dan alamat bank pemberi
  3.  Tanggal penerbitan
  4. Transaksi antara pihak yang dijamin nasabah (Syarat Pemberian bank garansi) dengan pihak penerima garansi, yaitu perjanjian pokok yang dijamin dengan perjanjian garansi, misalnya tender, pemenuhan bea masuk, pembangunan suatu proyek pemerintah, pengadaan barang pada instansi pemerintah atau swasta, pemeliharaan proyek jalan,pembangunan, perijinan perdagangan valuta asing, dan sebagainya.
  5. Jumlah uang yang dijamin
  6. Tanggal mulai berlaku dan berakhir Jangka waktu bank garansi bank bisa sampai dengan maksimal 12 bulan. Pemberian bank garansi dengan jangka waktu melampaui 12 bulan, bisa dipertimbangkan setelah memperoleh izin prinsip dari Direktur Bisnis dan Direktur Pengendalian Kredit yang diajukan melalui Divisi Administrasi Kredit.
  7. Penegasan batas waktu pengajuan klaim BG yang diterbitkan harus dengan tegas mencantumkan “bahwa klaim dapat diajukan segera setelah timbul wanprestasi, dengan batas waktu pengajuan terakhir sekurang-kurangnya 14 (empat belas) hari setelah berakhirnya bank garansi tersebut.
  8. Pernyataan bahwa penjamin (bank) melepaskan hak istimewa sebagaimana pasal 1831 KUH Perdata.

B. Calon Nasabah Yang Tidak Boleh Diberikan Fasilitas Bank Garansi

  1. Warga negara asing
  2. Badan hukum asing atau badan asing lainnya
  3. Tidak termasuk perusahaan Berbadan Hukum Asing seperti Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan perusahaan patungan atau kelompok (Joint Venture) yang berbadan hukum Indonesia.
  4. Warga negara Indonesia yang memiliki status penduduk tetap negara lain dan tidak berdomisili di Indonesia
  5. Perwakilan negara asing dan Lembaga Internasional di Indonesia
  6. Kantor Bank / Badan Hukum Indonesia di luar negeri

C. Mata Uang (Currency)

  1. Fasilitas BG dapat diberikan dalam mata uang rupiah maupun dalam valuta asing (valas).
  2. Khusus pemberian BG dalam valas, baik BG plafond maupun transaksional, untuk jumlah tertentu yang ditetapkan oleh Divisi Treasury, maka sebelum realisasi BG, Unit Kerja / Kanca BRI harus melakukan konfirmasi tertulis terlebih dahulu kepada Kanpus BRI Divisi Treasury mengenai jumlah BG yang akan diterbitkan serta jangka waktunya.
  3. Pemberian BG dalam valuta asing dibatasi hanya terhadap valas yang umum diperdagangkan saja, yaitu USD, EURO, HK, SGD, DEM, JPY, Poundsterling.
  4. Pemberian bank garansi dengan mata uang diluar yang tersebut di atas, harus mendapatkan persetujuan dari Kanpus BRI Divisi Internasional.

D. Bentuk Fasilitas Bank Garansi Yang Dapat Diberikan

  • Bank Garansi Dalam Bentuk Transaksional
  • BG ini diberikan untuk keperluan nasabah baru maupun nasabah lama untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah yang sifatnya transaksional.
  • BG ini diberikan per proyek atau setiap kali adanya transaksi sesuai kebutuhannya.

E. Larangan Dalam Pemberian Bank Garansi

  • BG atau standby L/C tidak boleh memuat hal-hal berikut:
  • Syarat Pemberian bank garansi yang terlebih dahulu harus dipenuhi untuk berlakunya BG atau Standby L/C, misalnya BG atau L/C yang sudah diterbitkan tersebut baru berlaku setelah pihak yang dijamin menyetor sejumlah uang
  • Ketentuan bahwa BG atau standby L atau C dapat diubah atau dibatalkan secara sepihak, misalnya oleh bank atau pihak yang dijamin oleh bank garansi tersebut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *